Rabu, 18 Mei 2016

PENGGUNAAN ENZIPRO PADA AYAM

ENZIPRO merupakan formula multi enzim hasil inovasi bioteknologi yang dapat meningkatkan produktivitas hasil peternakan dan perikanan, mengandung 12 macam enzim yang dapat meningkatkan laju metabolisme, mengoptimalkan penyerapan nutrisi pakan dan meningkatkan daya tahan tubuh hewan, sehingga pertumbuhan menjadi lebih cepat, penggunaan pakan menjadi lebih hemat, tahan terhadap penyakit serta kualitas dan kuantitas hasil panen (daging, susu dan telur) meningkat.

Enzim merupakan biomolekul berupa protein yang berfungsi sebagai katalisator, berperan mempercepat proses reaksi kimia dalam tubuh. Semua proses biologis sel memerlukan enzim agar dapat berlangsung dengan cukup cepat. Enzim dapat menguraikan atau memecah zat-zat penyusun pakan yang masuk dalam tubuh menjadi zat-zat lain yang lebih sederhana dan mudah dicerna. Enzim juga memberi pengaruh terhadap kesehatan makhluk hidup.  

Adapun enzim yang terdapat pada ENZIPRO adalah sebagai berikut


- Enzim protease
- Enzim amilase
- Enzim lipase
- Enzim glukanase
- Enzim xilanase
- Enzim selulase
- Enzim pektinase
- Enzim fitase
- Enzim kitinase
- Enzim alinase
- Enzim L-asparginase
- Enzim katalase
 Metabolisme merupakan proses pengolahan zat nutrisi pakan (protein, lemak dan karbohidrat) menjadi energi di dalam tubuh yang diperlukan hewan untuk bertahan hidup dan tumbuh. Laju metabolisme dipengaruhi oleh kecernaan zat nutrisi pakan dan berpengaruh terhadap pertumbuhan hewan. Meningkatnya laju metabolisme akan meningkatkan laju pertumbuhan. ENZIPRO mengandung enzim-enzim pencernaan (protease, lipase dan amilase) yang berfungsi meningkatkan kecernaan zat nutrisi pakan sehingga laju metabolisme menjadi meningkat.
Beberapa bahan pakan memiliki faktor anti nutrisi yang menyebabkan terhambatnya proses penyerapan nutrisi pakan secara optimal, sehingga penggunaan pakan menjadi kurang efisien. Faktor anti nutrisi tersebut berasal dari bahan pakan berbasis tanaman, biji-bijian, kacang-kacangan dan hewan bercangkang.  
Glukan, xilan, selulose dan pektin merupakan faktor anti nutrisi yang berasal dari bahan pakan berbasis tanaman, merupakan penyusun sel tanaman yang bersifat keras dan susah dicerna. Fitat merupakan faktor anti nutrisi yang berasal dari bahan pakan berbasis biji-bijian dan kacang-kacangan, bersifat dapat mengikat mineral sehingga menghambat penyerapan mineral dalam tubuh.  Kitin bersifat keras dan susah dicerna, merupakan faktor anti nutrisi yang berasal dari bahan pakan berbasis hewan bercangkang (udang, bekicot, kepiting, dll). ENZIPRO mengandung enzim-enzim yang dapat mendegradasi atau memecah faktor anti nutrisi tersebut sehingga penyerapan nutrisi pakan menjadi lebih optimal.
ENZIPRO mengandung enzim-enzim yang berperan meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit, enzim-enzim tersebut antara lain enzim L-asparaginase yang menghasilkan asam aspartat yang bermanfaat membentuk antibodi, enzim alinase menghasilkan alisin yang bermanfaat meningkatkan produksi antioksidan, serta enzim katalase berperan mengurai senyawa bersifat racun di dalam tubuh.
keuntungan menggunakan ENXIPRO


-     Pertumbuhan  menjadi lebih cepat 
-     Penggunaan pakan menjadi lebih efisien dan hemat
-     Daya tahan tubuh hewan meningkat sehingga lebih tahan terhadap penyakit         
-     Kualitas dan kuantitas daging, susu dan telur meningkat
-     Laba usaha bertambah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar